![]() |
Ket: Miris, Pengendara Motor Diduga Mabuk Tabrak Seorang Bocah yang hendak membangunkan sahur hingga meninggal dunia |
Kabarsambas.com - Seorang anak meninggal dunia usai tertabrak sepeda motor saat hendak membangunkan sahur di Jalan Raya Desa Tanah Hitam, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.
Peristiwa nahas itu menimpa Syahrizal (8) bocah laki-laki yang mengalami luka berat usai ditabrak pengendara motor sekitar pukul 02.30 wib dini hari.
Mirisnya pelaku pengendara motor diduga terpengaruh alkohol karena mengkonsumsi minuman keras.
Selain korban jiwa, tiga remaja lain dilaporkan luka ringan setelah ditabrak pelaku.
KasatLantas Polres Sambas AKP Yunita Puspita Sari membenarkan peristiwa kecelakaan maut meregang nyawa seorang bocah laki-laki.
"Peristiwa laka lantas antara pengendara motor Scoopy dengan nopol KB 3278 PAE menabrak pejalan kaki pada hari Rabu tanggal 26 Maret 2025 sekitar jam 02.30 Wib," ungkapnya.
Kasat Lantas mengatakan, kecelakaan terjadi di Jalan Raya Desa Tanah Hitam tepatnya di Dusun Danau Peradah Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan kronologi kecelakaan bermula saat pelaku WH mengendarai sepeda motor dari arah Tanah Hitam menuju Desa Pimpinan.
"Kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi motor Scoopy dengan plat nopol KB 3278 PAE yang dikendarai oleh Wahyu Riansyah dari arah Jalan Raya Tanah Hitam menuju Jalan Raya Desa Pimpinan dengan tujuan ke Dusun Pimpinan," katanya.
Dia menerangkan, pengendara motor Scoopy tersebut mengendarai kendaraanya dengan kecepatan sekiranya 80km per jam.
"Sesampainya di depan Masjid Besar Dusun Danau Peredah pengendara sepeda motor scoopy kehilangan kendali," ujarnya.
Dia menjelaskan, pelaku diduga berkendara oleng hingga keluar jalur akibat mengkonsumsi alkohol.
"Mengaku karena efek dari konsumsi alkohol hingga hampir keluar dari jalur, ketika pengendara ingin memperbaiki posisi jalur motor," katanya.
sehingga tanpa disadari terdapat 4 orang remaja yang sedang berkeliling untuk membangunkan sahur. Lantas pengendara itu menyenggol 3 warga.
"Korban 1, korban 2 dan korban 3 hingga terjatuh dan mengalami luka ringan," katanya.
Selajutnya setelah 100 meter dari lokasi tabrakan pengendara motor scoopy tersebut berniat berbalik arah karena panik dan ingin melarikan diri menuju ke arah pasar Tanah Hitam.
"Sehingga menabrak 1 orang remaja lainnya, korban ke 4 hingga meninggal dunia pengendara tersebut ikut terlempar 100 meter dari korban," jelasnya.
Usai bertabrakan dengan korban pengendara tersebut mengalami luka ringan. Namun seorang bocah menjadi korban meninggal dunia.
"Kondisi pengendara motor scoopy dalam keadaan selamat dengan luka ringan. 3 orang yang di tabrak dalam kondisi luka ringan dan 1 orang lainnya meninggal dunia," Pungkasnya. (Sai)